Home news Website dengan Barcode Akan Diterapkan

Website dengan Barcode Akan Diterapkan

69
0
BAGIKAN BERITA :
website dengan barcode

Website dengan Barcode – MajalahStartup.com – Penyeberan berita hoax atau palsu yang semakin marak di internet membuat pembaca harus pandai-pandai memilih sebuah infomasi atau berita. Tentunya anda harus pandai menyaring informasi dari media sosial maupun jejaring lainnya di internet

Fasilitas chatting, social messenger, situs atau media sosial dimanfaatkan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab untuk menyebarkan infomasi palsu alias hoax. Dengan gejala seperti ini, baru-baru ini Dewan Pers berencana akan memberikan sebuah website dengan barcode.

Website dengan barcode itulah yang akan mencirikan sebuah situs atau media informasi yang telah terverifikasi. Tujuan penggunaan website dengan barcode tersebut juga untuk meminimalisasi pemberitaan hoax yang merugikan masyarakat.

Website dengan Barcode

website dengan barcode

Barcode yang bisa dipindai dari smartphone tersebut rencananya akan disematkan di media online maupun cetak. Sehingga masyarakat bisa mengetahui jenis media mana yang sudah terverifikasi atau belum. Tentunya media yang sudah mempunyai barcode dari Dewan Pers jauh memiliki tingkat trust yang lebih tinggi dibandingkan media yang belum berbarcode.

Verifikasi Website dengan Barcode

Sistem penyematan dan verifikasi tersebut akan berjalan bertahap. Rencananya program tersebut akan dimulai sekitar tanggal 9 Februari 2017 yang bertepatan dengan HPN (hari pers nasional) yang akan berlangsung di Ambon.

Banyaknya situs berita yang beredar di Internet, khususnya di Indonesia membuat langkah itu patut di apresiasi. Menurut Rudiantara selaku Menteri Komunikasi dan Informatika, setidaknya ada sekitar 43.000 lebih situs yang mengklaim sebagai situs berita.

Dari 43.000 lebih situs tersebut hanya sekitar 300 website yang telah terverifikasi, selebihnya belum. Sehingga belum bisa dipastikan ribuan situs berita tersebut apakah memang menginformasikan berita asli atau hanya dimanfaatkan oleh oknum-oknum tertentu untuk menyebarkan berita hoax.

Baca Juga :  Chan Zuckerberg Akuisisi Meta

Rudiantara melanjutkan bahwa belum tentu sebuah situs yang belum terverifikasi merupakan situs berita hoax. Namun, diantaranya diduga ada yang memanfaatkan untuk penyebaran berita palsu tersebut.

Langkah Dewan Pers yang akan menyematkan website dengan barcode juga diacungi jempol oleh Rudiantara. Setidaknya hal demikian akan mewujudkan sebuah media dan media online yang berkualitas, khususnya di Indonesia.

Bagaimana menurut Anda? Apakah situs berita anda sudah terverifikasi? atau memang kita harus mengajukan website dengan barcode ke Dewan Pers?

Silakan beri komentar mengenai berita ini yang ada di kolom komentar.

LEAVE A REPLY