Home aplikasi Google Rencanakan Akuisisi SoundCloud

Google Rencanakan Akuisisi SoundCloud

80
0
BAGIKAN BERITA :
soundcloud logo

Google Rencanakan Akuisisi SoundCloudMajalahStartup.com – Setelah tak jelas kabarnya akuisisi dari Spotify, kini search engine raksasa yang bermarkas di Amerika, Google, berencana tertarik dengan situs berplatform musik tersebut.

Laporan dari Music Business Worldwide, Google dikabarkan akan segera mengakuisisi SoundCloud dengan budget sekitar $500 juta. Namun ketertarikan Google pada webbase musik tersebut diperkirakan masih akan diikuti oleh beberapa perusahaan lainnya.

SoundCloud

soundcloud logo
Google Rencanakan Akuisisi SoundCloud

Memang rencana ketetarikan Google ke SoundCloud belum dipastikan dalam hal apa saja. Mengutip dari Ubergizmo bahwa ada sebuah kemungkinan perusahaan yang berkantor di USA tersebut bisa saja hanya menginginkan hak paten nya saja.

Jika hal itu bisa diwujudkan oleh Google, maka bakal diprediksi SounCloud akan dikolabirasikan dengan Google Music Play, sebuah aplikasi musik yang sudah dimiliki oleh search engine tersebut.

Perlu diketahui bahwa layanan musik tersebut dinaungi oleh 3 major label musik besar, diantaranya Sony Music Entertainment, Universal Music, dan Warner Music Inc. Dengan adanya rencana akuisisi Google tersebut, bisa dipastikan ketiganya akan mendapatkan sebuah keuntungan mengingat ketiga label musik tersebut memiliki saham di dalamnya.

Adanya rencana beberapa perusahaan yang bakan meminang SounCloud memang menjadi sebua oase sendiri dari aplikasi musik tersebut, mengingat krisis finansial yang terus menghantui perusahaan tersebut.

Mengutip dari Financial Times, pada tahun 2015 saja SoundCloud telah mengalami kerugian besar. Kerugiannya di taksi sampai €50 M. Angka itu cukup membuat perusahaan asal Jerman tersebut diambang kebangkrutan.

Pada kuartal kedua di tahun 2016 sendiri perusahaan yang bermarkas di Berlin tersebut meluncurkan layanan berbayar bualanan sekitar $9,99 yang memungkinkan penggunanya untuk merekam, mengupload, dan membagikan karya original musik mereka. Layanan tersebut minimal bisa dijadikan oleh para seniman yang tidak bisa masuk pada jajaran label musik besar.

Baca Juga :  Angpao Uber, Diskon 50% Januari 2017

Selain itu, ekspansi ke berbagai negara juga sudah dilakukan melalui layanan berlangganan SoundCloud Go yang telah menembus pasar Inggris, Amerika, Perancis, Irlandia, Australia, Kanada, Selandia Baru, dan Jerman.

Disisi lain menurut Alexander Ljung selaku co-founder SoundCloud tetap optimis perusahaan bisa bangkit dan bisa menutup celah finansialnya pada tahun 2017 ini.

 

LEAVE A REPLY